Sunday, 31 August 2014

Permata Kecil di Setiap Sudut Weekend

Setelah ditunggu-tunggu selama seminggu, akhirnya ibu-ibu yang kemarin mengikuti pelatihan rajut, bisa bertemu kembali kemarin Jumat. Mereka dengan semangat sudah lebih dulu sampai di tempat pertemuan daripada aku. Ada beberapa yang izin untuk absen, tetapi juga ada beberapa tambahan personel. Kami berkumpul pukul 17.00 tepat. Di pertemuan kali ini, sudah banyak yang membawa hasil karya mereka.


Duh, bangga deh rasanya. Bahagianya membagikan skill yang kupunya ini, walau baru sedikit. Aku juga terharu, ternyata mereka begitu semangat untuk belajar walau usia sudah tidak lagi muda. Tetap semangat ya, ibu-ibu!

Dan seperti biasa, weekend kuisi dengan berbagai hal yang tidak bisa kulakukan pada Senin-Jumat. Aku memberi perhatian khusus pada merek dagangku, SACCA. Setelah semua urusan beres, aku kencan dengan adik iparku. Kami jalan-jalan ke toko pernak-pernik dan terakhir mampir ke Galeria Mall untuk mencari sepatu buatku.

Setelah mendapat semua yang kami cari, rasa haus pun menyerbu. Iyalah, Jogja panas banget kalau siang begini. Kerongkongan rasanya seperti sumur kering. Kami pun pergi ke foodcourt di lantai atas. Di sana, mata kami langsung tertuju pada stan "Es Potong Singapura". Karena penasaran, kami pun mencobanya. Aku memesan rasa blueberry, adik iparku memesan sirsak lechy. Hmmm ... ternyata enyaaaaak ....




Menurutku, rasanya enaaaak ... karena tidak terlalu manis dan tidak eneg. Sepertinya ini bukan es krim tapi lebih mirip yoghurt gitu .... Sepotongnya kita hanya harus merogoh kocek Rp10.000 ... murah meriah. Uniknya, cara makannya dengan roti tawar. Seger plus kenyang .. :)

 Daaan ... weekend ini kuakhiri dengan Sekolah Minggu. Senang rasanya melihat keceriaan anak-anak dan sorot mata polos nan lugu mereka. Walaupun terkadang mereka sulit diatur, tapi semua itu terbayar dengan raut sukacita mereka.





Bagaimana dengan weekend kalian? Bagi yuk di kolom koment di bawah ini .... :)

xxx

Thursday, 28 August 2014

Hal Kecil Nan Menarik

Mungkin karena aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku harus memposting sesuatu di blog, aku jadi merasa ada yang kurang kalau belum menuliskan sesuatu di blog ini. Janji itu kubuat karena aku makin malas untuk menulis di blog. Setiap kali terlintas ide untuk kutulis, aku memilih untuk menundanya dan berakhir dengan lupa dan hilang mood. Yah, padahal aku selalu bawa notes dan kamera di tas untuk berjaga-jaga siapa tau menemukan sesuatu yang menarik yang bisa kufoto dan kucatat. Tapi semua itu berhenti pada rasa ayem dan aman karena sudah membawa perlengkapan perang, tanpa menggunakannya sesuai fungsi masing-masing. :p

Minggu ini aku menemukan banyak hal menarik di sekelilingku. Pada Jumat minggu kemarin, pertemuan rajut yang kedua di gerejaku berhasil diadakan lagi. Kali ini pesertanya menyusut, tetapi mereka yang hadir ini  memiliki semangat yang membara untuk belajar, padahal mereka rata-rata sudah menjadi eyang. 
Berikut beberapa gambar yang berhasil kuambil dengan kualitas agak bagus. Karena pertemuan kemarin diadakan sore sampai malam, maka pencahayaannya agak kurang bagus. 
 






Rasanya semangat ini ikut terpompa melihat ketekunan mereka. Walau baru bertemu dua kali, kami sudah langsung akrab. Aku sangat capek waktu itu karena pulang kerja aku langsung ke gereja untuk pertemuan rajut, tapi rasanya sangat puas.

Dua minggu ini memang jadwalku agak padat. Tiap hari sudah ada janji ataupun acara. Seperti hari Minggu kemarin, aku dan suami pergi ke Klaten karena suatu tugas yang dititipkan ibu mertuaku. Kami berangkat agak siang, sekitar pukul setengah 10. Udara yang panas dan matahari yang terik sangatlah tidak menyenangkan ketika kita harus berkendara dengan motor, apalagi debu dari sisa abu Gunung Kelud beterbangan ke mana-mana. Tapi ketika aku menyusuri Ring Road Utara, Jogja, kami menemukan pemandangan tak biasa. Ada banyak gerobak sapi keluar dari salah satu gang dan memasuki Ring Road. Aku baru ingat. Beberapa hari lalu aku membaca spanduk tentang acara Festival Gerobak Sapi dan juga ada kompetisi fotografinya. Kami pun akhirnya menepi untuk menikmati pemandangan ini. Aku mulai mengeluarkan kamera dan berhasil menjepret beberapa gambar. Ada beberapa fotografer yang juga ikut mendokumentasikan sekaligus mereka berusaha mendapatkan gambar yang apik untuk diikutkan lomba nantinya. Mungkin mereka pikir aku juga ikut lomba itu, padahal aku cuma pake kamera saku dan kamera mereka canggih-canggih. :D






Menurut berita, ada sekitar 200 gerobak sapi yang mengikuti festival ini. Kami memutuskan untuk tidak menunggu iring-iringan itu berakhir karena sapi-sapi itu berjalan tidak secepat kuda dan kami takut akan kesiangan sampai di Klaten. Maka, kami melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di Klaten, aku menemukan pohon bunga bougenville di tepi jalan. Waktu itu kami sedang menunggu seseorang.


Setelah urusan selesai, kami langsung bertolak kembali ke Jogja. Tapi kami tak lupa untuk mampir ke penjual lotis dan rujak langganan kami di depan toko Laris. Penjual ini, menurut kami, sangat dermawan. Mereka menjual setiap bungkus lotis seharga Rp6.000 dengan irisan buah yang beraneka ragam dan irisannya tak tanggung-tanggung, tebal-tebal .... Beda dengan penjual lainnya, dengan harga sama, tapi kami hanya dapat separuhnya.


Dulu hanya ada sepasang suami istri ini yang jualan di tempat ini, tapi sekarang ... banyak temannya. Mereka tidak berjualan lotis sih, tapi makanan lainnya.


Well, kapan-kapan aku pengin nyoba jajanan lainnya ah.... Jadi pulang ke Jogja membawa banyak makanan ... :D
Minggu ini, tepatnya Jumat sore, akan ada pertemuan rajut ketiga. Semoga peserta kemarin setia hadir sehingga transfer ilmu bisa semakin lancar.

Selamat menikmati setiap hal kecil di sekeliling kita!
xxx



Sunday, 17 August 2014

Kursus Crochet

Wah, sepertinya menulis blog menjadi tantangan berat untukku beberapa bulan ini. Sepertinya tidak ada hal menarik yang bisa kubagikan. Aku hanya mengambil foto dan membagikannya di Facebook. Sepertinya aku tidak lagi punya waktu untuk menulis blog, tapi aku sadar itu hanyalah alasan dari kemalasanku. Aku ingin lebih rajin menulis dan berbagi di blog ini.

Siang ini, aku memulai pelatihan crochet pertamaku. Pelatihan ini diadakan oleh gerejaku sebagai wujud perhatian gereja ke umat, supaya ibu-ibu rumah tangga bisa membantu suami dalam hal ekonomi. Sangat menyenangkan dan membuatku semangat sekaligus. Aku menyiapkan 15 starter kit untuk dibagikan ke peserta. Tapi, ternyata jumlah peserta yang datang lebih dari 15 orang. Ada 17 orang yang datang hari itu! Wow! Padahal total peserta yang terdaftar hanya 10 orang. Dan ini baru pertemuan pertama. Masih ada pertemuan lagi nantinya. Mereka sangat bersemangat!

Ini beberapa foto kursus pertamaku. Selamat menikmati!














Pertemuan selanjutnya akan diadakan Jumat, 20 Agustus 2014 pukul 17.00. Yay! Aku sudah tidak sabar untuk pertemuan kedua. Mereka akan membawa serta hasil karya yang sudah jadi sekalian hari itu. Mari kita lihat besok!

xxx

Saturday, 19 July 2014

Pernikahan

Wow! Akhirnya aku menuliskan sesuatu. Juni sangatlah sibuk bagiku dan kami, keluarga besarku. Bulan Juni, adik laki-lakiku menikahi tunangannya. Dan persiapan yang harus dilakukan sangatlah banyak. Di Jawa, khususnya Jogja, ada kebiasaan kalau pihak perempuan menyelenggarakan pesta pernikahan dan pihak lali-laki menyelenggarakan syukuran 5 hari setelah hari pernikahan. Jadi, kami menyiapkan dua pesta besar! Bisa dibayangkan betapa sibuk dan ruwetnya? Tapi, kami semua melakukannya dengan cinta, maka kami menikmatinya.

Para orangtua bertemu dan orangtua pihak laki-laki memberikan seserahan kepada pihak keluarga perempuan. Kami mengenakan baju adat Jawa atau kebaya.



Ini foto pengantin bersama imam yang memberkati pernikahan mereka dan orangtuaku (mereka memakai baju merah).



Pengantin pada pesta kedua.


Yah, itu cuma beberapa foto dari pernikahan adikku. Aku juga punya acara besar di bulan Agustus. Tapi, aku bagikan cerita dan fotonya di postingan selanjutnya. 

xxx

Thursday, 5 June 2014

Jalan Pagi

Aku sebenarnya suka dan selalu ingin teratur jalan pagi, tapi urusan rumah di pagi hari sebelum berangkat kerja selalu merampas waktuku. Tapi, suatu hari aku punya kesempatan untuk mewujudkannya (lebay!). Bersama kedua sepupuku, kami menikmati udara segar dan hijau-hijauan di sekitar rumah.